Kombo di Koalisi Cakrawala – 10/11/2015 – Yogyatourium Dagadu

Kombo di Koalisi Cakrawala, Festival Equator, Biennale Jogja 13
Tanggal/date: 10/11/2015
Tempat/venue: Yogyatourium Dagadu
Peserta lokakarya/workshop participants: Kiat Istiqomah (lalove), Ahmad Imanuddin (gitarlele), Dani Sandra Arsita (gitar akustik), Faiz Zharfan (keyboard), Hanif Indra Prasetya (gitar akustik), Ivandri (kendang), Robertus Aprilyanto (gitar listrik)
Pemain/players: Mutiabunga, Mahamboro, Made Dharma, Rarya Lakshito, Dimas Yuda Bakti, Johanes Handjono, Hakim Faizal, Alfi Frihasta
Kurasi oleh/curated by Kombo

Foto-foto oleh/photos by Hilman Fathoni

Teks oleh/text by Hilman Fathoni


Kali ini KOMBO kembali berpindah ke daerah selatan, lebih tepatnya di daerah Gedong Kuning, di Yogyatourium Dagadu. KOMBO menjadi bagian dari pagelaran Koalisi Cakrawala yang merupakan bagian dari Festival Equator Biennale Jogja 13 dan dibuka pada malam 7 November 2015 lalu.

Dalam pagelaran ini KOMBO menyajikan pameran, lokakarya musik improvisasi, dan pementasan musik. KOMBO memajang foto dokumentasi dari 10 sesi KOMBO sebelumnya. Berbagi tempat dengan seniman lain di pendopo Yogyatourium, KOMBO menghadirkan suasana Gardenology pada ruang tersebut dengan memajang benda-benda seperti drum set, pot bunga, tikar, dan juga sajian makanan kecil yang selalu ada pada tiap sesi KOMBO.

Pada tanggal 10 November, KOMBO mengadakan lokakarya musik improvisasi, dengan menghadirkan Rully Shabara (Zoo/Senyawa) sebagai mentor. Lokakarya ini semestinya dimulai pukul 14:00, namun hujan lebat mengguyur Yogyatourium dari siang hingga sore hari, sehingga lokakarya baru dimulai sekitar pukul 16:00.

Setelah para peserta lokakarya hadir dan segera menyusun alat masing-masing, lokakarya dimulai. Pada lokakarya ini, Rully membagi enam peserta menjadi dua grup. Masing-masing grup, secara bergantian, diinstruksikan untuk memainkan instrumen masing-masing. Sesekali, individu dari tiap grup dikolaborasikan juga dengan individu dari grup lain. Hal ini dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi bunyi dari tiap instrumen yang dimainkan, guna menemukan kombinasi yang bagus dan melakukan evaluasi apabila masih terdapat kombinasi yang belum sempurna. Kombinasi-kombinasi yang bagus tersebut kemudian akan ditampilkan pada pementasan musik malam harinya.

Lokakarya berlangsung padat meskipun waktu pelaksanaannya begitu singkat. Kelas tersebut sukses menghasilkan kombinasi-kombinasi yang bagus dari tiap instrumen, dan juga menghasilkan beberapa catatan penting dalam memainkan musik dengan metode improvisasi, yang salah satunya adalah upaya untuk menyajikan sesuatu yang baru.

Lokakarya usai sekitar pukul 18:00, yang kemudian dilanjutkan dengan pentas musik pada pukul 19:00. Pentas musik ini dibuka dengan presentasi hasil lokakarya sore harinya oleh para peserta lokakarya yang menyajikan tujuh macam kombinasi dari tiap instrumen. Presentasi berjalan lancar, dan penonton tampak puas dengan sajian yang ditampilkan oleh peserta lokakarya.

Pada pukul 20:00, pementasan dilanjutkan oleh musisi-musisi yang telah dikurasi oleh KOMBO. Kedelapan musisi tersebut dibagi menjadi empat kelompok yang beranggotakan dua orang, yang kemudian tampil secara bergantian. Pentas dimulai dengan sajian kolaborasi dari Mutiabunga (vokal) dan Rarya Lakshito (cello), kemudian dilanjutkan oleh Made Dharma (gitar listrik) dan Hakim Faizal (software & midi controller), Dimas Yuda Bakti (drum) dan Johanes Handjono (bass), serta Mahamboro (midi controler, klarinet, & recorder) dan Alfi Frihasta (didgeridoo dan kecapi).

Tiap penampilan berlangsung dengan lancar dan sukses menyajikan bebunyian yang segar. Terjadi hal yang mengejutkan ketika tujuh dari delapan musisi yang dipilih secara acak tersebut tampil dalam satu panggung. Mereka yang tidak pernah berkolaborasi atau berada di dalam satu grup tersebut dengan sukses menampilkan sebuah komposisi dengan durasi panjang namun dinamis, sangat berbentuk, dan tidak antiklimaks. Penonton pun tampak sama terkejutnya dengan kami atas hasil kolaborasi tersebut.

Sesi improvisasi KOMBO kembali berakhir dengan memuaskan dan memberi pengalaman mendengarkan yang baru kepada tiap orang yang hadir, khususnya sesi yang digelar malam itu. KOMBO ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya pameran, lokakarya, dan pementasan musik pada pagelaran Koalisi Cakrawala Festival Equator Biennale Jogja 13. Sampai jumpa!


Klik kanan pada gambar untuk memperbesar |



KLIK untuk melihat lebih banyak dokumentasi sesi kolaborasi Kombo Lab dan Koalisi Cakrawala, Festival Equator, Biennale Jogja 13.


Jika Anda memiliki dokumentasi sesi Kombo ini dalam bentuk apapun (foto, teks, video, dan/atau rekaman suara) silakan kontak kami di kombo.improvlab@gmail.com.

Leave a Comment